> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://docs.cloudeka.ai/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://docs.cloudeka.ai/guideline-for-enterprise/panduan-untuk-enterprise/deka-slb/configuration-deka-slb.md).

# Konfigurasi Deka SLB

Setelah membuat *Deka SLB*, lanjutkan dengan menambahkan konfigurasi *backend* dan *frontend*. Pada halaman *Load Balancer*, klik *Configuration*.

Halaman *Load Balancer Configuration* akan tampil dengan tiga tab.

Tab yang tersedia adalah *General*, *Backend*, dan *Frontend*. Bagian ini menjelaskan tindakan konfigurasi yang tersedia.

1. **Tambahkan Konfigurasi** — ikuti langkah di **Tambahkan Konfigurasi Backend** dan **Tambahkan Konfigurasi Frontend**.
2. **Edit Konfigurasi** — ikuti langkah di **Edit Konfigurasi Backend** dan **Edit Konfigurasi Frontend**.
3. **Hapus Konfigurasi** — ikuti langkah di **Hapus Konfigurasi Backend/Frontend**.

### Tambahkan Konfigurasi *Backend*

Ikuti langkah berikut untuk menambahkan konfigurasi *backend* di *Deka SLB* pada *Service Portal Cloudeka*:

* Buka halaman *Configuration Load Balancer*, klik tab *Backend*, lalu klik *Create Backend*.
* Pada halaman *Create Backend*, isi formulir yang tersedia.

<table><thead><tr><th width="242">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Name</strong></td><td>Masukkan nama backend hanya dengan A-Z, a-z, dan karakter garis bawah (<code>_</code>).</td></tr><tr><td><strong>Load Balancer Method</strong></td><td>Tersedia tiga metode: <strong>Roundrobin</strong>, <strong>Least Connection</strong>, dan <strong>Source</strong>.</td></tr><tr><td><strong>Mode</strong></td><td><p>Tersedia dua mode:</p><ol><li>HTTP</li><li>TCP</li></ol></td></tr></tbody></table>

Jika memilih *HTTP* pada kolom *Mode*, kolom berikut akan tampil:

<table><thead><tr><th width="209">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Advanced Check</strong></td><td>Jika memilih HTTP pada kolom <strong>Mode</strong>, pilih <strong>httpchk</strong>.</td></tr><tr><td><strong>Http Check Method</strong></td><td><p>Tersedia dua opsi:</p><ol><li><strong>GET</strong> — meminta data dari server.</li><li><strong>POST</strong> — mengirim data untuk membuat sumber daya baru.</li></ol></td></tr><tr><td><strong>Http Check URI</strong></td><td>Gunakan kolom ini untuk memeriksa apakah server aktif. Dalam contoh ini, masukkan <code>/_health.php</code>.</td></tr></tbody></table>

Jika memilih *TCP* pada kolom *Mode*, kolom berikut akan tampil.

<table><thead><tr><th width="231">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Advanced Check</strong></td><td><p>Tersedia dua opsi:</p><ol><li><strong>SSL Hello Check</strong> — memeriksa apakah koneksi SSL ke server backend dapat dibuat.</li><li><strong>TCP Check</strong> — memeriksa ketersediaan atau kesehatan koneksi TCP.</li></ol></td></tr></tbody></table>

Setelah memilih protokol, buka bagian *Server*. Anda dapat menambahkan lebih dari satu server jika *backend* menggunakan beberapa *VM* atau *instance*. Hal ini memungkinkan *load balancer* mendistribusikan trafik berdasarkan algoritme yang dipilih dan pengaturan pemeriksaan kesehatan.

<table><thead><tr><th width="245">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Servers - Server Name</strong></td><td>Instance VM yang telah di-deploy ke VPC yang terhubung dengan Deka SLB.</td></tr><tr><td><strong>Servers - Server Port</strong></td><td>Port yang akan digunakan server.</td></tr><tr><td><strong>Servers - Max Connection</strong></td><td>Jumlah maksimum koneksi yang diterima server.</td></tr><tr><td><strong>Servers - Weight</strong></td><td>Beban yang akan diterima server.</td></tr></tbody></table>

* Setelah mengisi semua formulir pada halaman *Create Backend*, klik tombol *Create Backend*.
* Notifikasi berikut akan tampil: *Backend Configuration has successfully created!*

### Tambahkan Konfigurasi *Frontend*

Setelah *backend* dikonfigurasi, lanjutkan dengan konfigurasi *frontend* melalui langkah berikut:

* Pada halaman *Configuration Load Balancer*, klik tab *Frontend*, lalu klik *Create Frontend*.
* Pada halaman *Create Frontend*, isi formulir yang tersedia.

<table><thead><tr><th width="183">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Name</strong></td><td>Nama konfigurasi frontend hanya dapat menggunakan karakter A-Z, a-z, dan garis bawah (<code>_</code>).</td></tr><tr><td><strong>Default Backend</strong></td><td>Pilih backend yang telah dibuat sebelumnya.</td></tr></tbody></table>

<table><thead><tr><th width="183">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Name</strong></td><td>Masukkan nama konfigurasi frontend hanya dengan A-Z, a-z, dan karakter garis bawah (<code>_</code>).</td></tr><tr><td><strong>Default Backend</strong></td><td>Pilih backend yang telah dibuat sebelumnya.</td></tr></tbody></table>

Jika ingin menambahkan konfigurasi *backend* lain, klik *Add Backend*.

<table><thead><tr><th width="197">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Backend Name</strong></td><td>Nama konfigurasi backend.</td></tr><tr><td><strong>ACL Name</strong></td><td>Menentukan aturan yang mengendalikan akses atau perilaku untuk trafik tertentu.</td></tr><tr><td><strong>Criteria</strong></td><td><p>Menentukan apakah permintaan harus diarahkan ke backend tertentu. Tersedia tiga opsi:</p><ol><li><strong>req.hdr(Host)</strong> — memeriksa nilai header <strong>Host</strong> pada permintaan HTTP.</li><li><strong>path_beg</strong> — memeriksa apakah path URL permintaan dimulai dengan nilai tertentu.</li><li><strong>path_end</strong> — memeriksa apakah path URL permintaan diakhiri dengan nilai tertentu.</li></ol></td></tr><tr><td><strong>Value</strong></td><td><p>Nilai ini bergantung pada kriteria yang dipilih.</p><ol><li><strong>req.hdr(Host)</strong> — misalnya, <code>www.example.com</code></li><li><strong>path_beg</strong> — untuk path yang dimulai dengan <code>/</code>, misalnya <code>/example.php</code></li><li><strong>path_end</strong> — untuk path yang diakhiri dengan ekstensi file, misalnya <code>.php</code></li></ol></td></tr><tr><td><strong>Condition</strong></td><td><p>Tersedia dua opsi:</p><ol><li><strong>Equal</strong> — memeriksa apakah nilainya sesuai dengan nilai ACL.</li><li><strong>Not Equal</strong> — memeriksa apakah nilainya tidak sesuai dengan nilai ACL.</li></ol></td></tr><tr><td><strong>Action</strong></td><td>Gunakan tombol <strong>Delete</strong> untuk menghapus konfigurasi backend yang telah ditambahkan.</td></tr></tbody></table>

Setelah memilih konfigurasi *backend*, lengkapi kolom lainnya.

<table><thead><tr><th width="147">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Bind Address</strong></td><td><p>Tersedia dua opsi:</p><ol><li>Internet</li><li>Internal</li></ol></td></tr><tr><td><strong>Mode</strong></td><td><p>Tersedia tiga opsi:</p><ol><li>HTTPS</li><li>HTTP</li><li>TCP</li></ol></td></tr></tbody></table>

Jika memilih *HTTPS* pada kolom *Mode*, kolom berikut akan tampil:

<table><thead><tr><th width="167">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Bind Port</strong></td><td>Secara default, menggunakan port 443.</td></tr><tr><td><strong>Certificate File</strong></td><td>Anda dapat mengunggah file sertifikat yang dimiliki. Jika menggunakan layanan portal Cloudeka, yaitu Deka SSL, Anda dapat mengunduh file tersebut di menu SSL pada Manage Module.</td></tr><tr><td><strong>Key File</strong></td><td>Anda dapat mengunggah file kunci yang dimiliki. Jika menggunakan layanan portal Cloudeka, yaitu Deka SSL, Anda dapat mengunduh file tersebut di menu SSL pada Manage Module.</td></tr></tbody></table>

Jika memilih *HTTP* atau *TCP* pada kolom *Mode*, kolom berikut akan tampil.

<table><thead><tr><th width="149">Kolom</th><th>Deskripsi</th></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Bind Port</strong></td><td><p>Sesuaikan dengan protokol yang digunakan:</p><ol><li>Jika protokol <strong>HTTP</strong> dipilih, kolom akan otomatis terisi dengan <strong>port 80</strong>.</li><li>Jika protokol <strong>TCP</strong> dipilih, <strong>tentukan port yang akan digunakan</strong>.</li></ol></td></tr></tbody></table>

* Setelah mengisi semua kolom pada halaman *Create Frontend*, klik *Create Frontend*.
* Jika *frontend* berhasil dibuat, notifikasi berikut akan tampil: *Frontend Configuration has successfully created!*

### Edit Konfigurasi *Backend*

Anda dapat mengubah konfigurasi *backend* yang sudah ada dengan mengikuti langkah berikut:

* Pada tab *Backend* di halaman *Configuration Load Balancer*, pilih konfigurasi *backend* yang ingin diperbarui, lalu klik *Edit*.
* Pada halaman *Edit Backend*, Anda dapat memperbarui *Load Balance Method*, *Advanced Check*, *Http Check Method*, *Http Check URI*, serta menambahkan server dengan mengklik *Add Servers*. Kemudian klik *Update Backend*.
* Notifikasi berikut akan tampil: *Backend Configuration has successfully updated!*

### Edit Konfigurasi *Frontend*

Ikuti langkah berikut untuk mengubah konfigurasi frontend yang sudah ada:

* Pada halaman *Configuration Load Balancer*, klik tab *Frontend*. Pilih konfigurasi *frontend* yang ingin diperbarui, lalu klik *Edit*.
* Pada halaman *Edit Frontend*, Anda dapat memperbarui *Default Backend*, *Additional Backend*, *Bind Address*, dan *Bind Port*. Jika ingin menambahkan *backend* lain, klik *Add Backend*. Kemudian klik *Update Frontend*.
* Notifikasi berikut akan tampil: *Frontend Configuration has successfully updated!*

### Hapus Konfigurasi *Backend/Frontend*

Untuk menghapus konfigurasi *backend* dan *frontend* di *Deka SLB*, hapus konfigurasi *frontend* terlebih dahulu, kemudian hapus konfigurasi *backend*. Pada halaman *Configuration Load Balancer*, buka tab *Frontend*, lalu klik *Delete*.

Jendela *Delete Frontend* akan tampil. Masukkan nama konfigurasi *frontend*, lalu klik *Confirm* untuk melanjutkan.

Tunggu hingga proses selesai dan notifikasi *Frontend configuration has been successfully deleted!* tampil.

Setelah konfigurasi *frontend* dihapus, lanjutkan dengan menghapus konfigurasi *backend*. Jika konfigurasi *frontend* belum dihapus, notifikasi berikut akan tampil: *Please detach default backend from frontend configuration!* Pada tab *Backend*, klik *Delete*.

Jendela *Delete Backend* akan tampil. Masukkan nama konfigurasi *backend*, lalu klik *Confirm* untuk melanjutkan.

Tunggu hingga proses selesai, lalu notifikasi berikut akan tampil: *Backend configuration has been successfully deleted!*
